Akhirnya, terbayar sudah pegel-pegel latihan intensif sebulan di Salatiga, sebelum berangkat ke US tahun lalu.

ICN 2009Setelah nongol sekilas tahun lalu dengan tarian spontan untuk mengiringi lagu dolanan "Jaranan" yang dinyanyikan temanku di Michigan State University, kali ini aku muncul dengan tarian yang nyaris pakem. Latihan satu setengah minggu berbekal video rekaman hari terakhir aku latihan dengan guruku waktu itu (Matur nuwun, nggih, Mas), akhirnya siap-nggak siap, the show must go on.

Indonesian Cultural Night di University of Michigan tahun ini bertema "A Night at the Indonesian Museum".  Sounds familiar?  Yup, idenya ya mirip-mirip ‘A Night at the Museum’nya Ben Stiler. Ceritanya MCnya ada dua orang, dan yang satu, pemilik museum, tahu kalau setiap malam semua display comes to life, sementara yang satunya nggak tahu.  Jadi setiap kali yang satunya meninggalkan panggung, mulailah satu performance, terus pas di akhir atau awal performance, si orang itu masuk, dan penari/penyanyinya harus mematung, sementara pemilik museum menerangkan, display ini dari mana dan tentang apa. Seru juga…

Aku ngeluarin tari Golek Manis, versi Solo.  Salah satu temanku di sini ikutan group nari Saman, satu-satunya bule di kelompok itu… sementara yang satunya lagi bawa istrinya untuk pakai baju Dayak… juga satu-satunya pasangan bule di acara peragaan busana daerah dari Indonesia… I’m so proud of them! 

 

 

Yup, hari Sabtu, 7 Maret 2009, menjadi penutup manis untuk satu minggu yang penuh dengan kegelisahan, kesedihan dan rasa kawatir… 

 Golek Manis 001

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   ~ Tari Golek Manis ~

 

Photobucket

 ~ Tari Saman ~

 

Photobucket 

  ~  Peragaan Busana Daerah ~
 

 

Ann Arbor, 9 Maret 2009