kuliah Jumat pagi-pagi, dengan terburu-buru aku mandi dan cuci rambut.  saking terburu-burunya sampai aku lupa ngeringin rambut yang masih lebih dari setengah basah pakai hairdryer…

udah beres blebet-blebet berlapis-lapis, aku langsung keluar.  ah, ternyata anginnya nggak seberapa, jadi kuputuskan untuk nggak pakai topi, meskipun sarung tangan udah terpasang kencang.

jalan kira-kira sepuluh menit, aku iseng-iseng mencoba merapikan rambut, karena rasa-rasanya kok anginnya mulai kencang….dan….viola….rambutku beku bo’…. kayaknya malah udah sempat ada selapis tipis es di atas kepalaku, hahahahaha….karena ada yang nempel di sarung tangan. ya ampun, langsung aja kuteruskan jalan kaki sambil menyisir rambut pakai tangan.  oalah…kok bisa-bisanya…

sampai ke gedung kuliah, lebih gondok lagi karena sesi kuliah yang cuma sejam itu ternyata dibatalin…. beteeeee! dan dipindah ke jam 11. udah terlanjur ada di kampus, nanggung, akhirnya aku jalan aja ke arah kantor.

kali ini nggak mau deh sok jagoan, begitu keluar dari gedung, langsung tudung jaketku kunaikkan. tapi kali ini bukan rambut yang menjadi masalah…

jalan cepet-cepet, sambil nunduk memperhatikan jangan sampai nginjak es (kalau salah injak bisa-bisa terjun bebas di tengah-tengah kampus…), mulailah nafasku bertambah cepat.  lama-lama kok rasanya hidungku aneh, kayak mulai mampet.  mulailah aku mencoba untuk menarik nafas lebih keras, hm…tapi kok rasanya makin nggak enak ya… dan habis tengok kanan kiri (aduh, Indonesia banget, orang sini sih ’sisi’ dengan bebasnya, nggak ada yang menganggap itu jorok….), aku mencoba untuk ’sisi’….dan…. muncullah sebutir kristal es kuecil.. hah!!!???? emangnya ingus bisa membeku????!!!

ya ampyun….

Ann Arbor, 17 Januari 2009

saat ini jam 4 sore, suhunya -19 derajat Celcius