fragments of life, EnglishJanuary 24, 2009 3:26 am

I am going to dance again, yay!!!

I am so excited with the new term.  I really wanted to show you what kind of salsa I am doing in Ann Arbor, but since Blogsome cannot host video, I’ll just give you a link of a YouTube video where my teachers were caught on tape doing a demo of the kind of things we do, okay?

Check it out, it’s really awesome!

MSalsa:

http://www.youtube.com/watch?v=NK9zSX53slw

 

fragments of life, points to ponder, Bahasa Indonesia 3:09 am

wah, rasanya telat banget nulis postingan ini.  tapi mungkin nggak ada salahnya juga dituangkan.

beberapa kali aku ditanyai, bahkan oleh masku sendiri, apa resolusiku tahun ini, tahun 2009. bahkan ketika sambil bercanda dia bilang kalau resolusinya adalah ‘menikah tahun ini’, aku cuma bisa nyengir.  kenapa? apakah karena aku nggak punya rencana, bayangan, angan-angan, atau sekedar nggak punya semangat?  nggak dong. jawaban dari pertanyaan itu ada pada refleksi tahun 2008 yang sudah lewat.

tahun 2008 penuh dengan kejutan, hampir semuanya manis, tapi semuanya sangat, sangat, sangat mengejutkan.

dari tahun yang kuawali dengan kembali ke Banda Aceh untuk meneruskan pekerjaannku di salah satu organisasi internasional, tiba-tiba aku dihadapkan pada pertanyaan pelik, maukah aku mengikuti masku pindah tugas ke sebuah negara antah berantah di Jazirah Arab, yang berarti pula sebuah konsekuensi sosial: menikah.  

ketika akhirnya sampai pada kesimpulan, oke, tiba-tiba muncul berita baru yang memberikan aku sebuah kesempatan sekali seumur hidup untuk menghabiskan waktu selama 9 bulan di AS, sementara kontrak masku sudah ditandatangani untuk berangkat ke Sana’s, Yaman.

dalam waktu 3 bulan, kami memaksakan mempersiapkan diri untuk merenovasi rumah, mempersiapkan kepindahan ke Amerika dan Yaman, pada waktu yang bersamaan.

semuanya serba tak terduga.

di Michigan, aku larut dalam rutinitas baru yang mengasyikkan.  bertemu teman-teman baru, berbagi pengalaman baru.  tadinya aku berangkat dengan bayangan semua akan sedikit mengerikan, tapi ternyata tidak. aku berharap masih punya waktu di luar kegiatan akademis untuk mulai menari lagi (nari apa aja), menulis dan belajar fotografi.

bulan November 2008, satu puisiku ikut terbit dalam majalah sastra kelompok penulis kampus, aku diberi tahu bahwa tahun 2009 aku direkrut sebagai asisten pengajar di klub salsa yang aku ikuti, dan kemampuan fotografiku….NOL BESAR.

jawabanku atas resolusiku tahun 2009, to make the best of things, as always.  karena kehidupan selalu membukakan pintu dan jendela kalau kita membuka indera lebar-lebar, dan selalu tersenyum.  ada banyak hal tak terencana yang terjadi, dan semuanya indah adanya.  ada harapan yang terpenuhi, ada kekecewaan yang harus dihadapi, dan yang jelas akan selalu ada pilihan yang harus diambil.  selalu tersenyum, dan dunia akan menolongmu.

Ann Arbor, 01.23.2009

fragments of life, Bahasa IndonesiaJanuary 18, 2009 4:38 am

kuliah Jumat pagi-pagi, dengan terburu-buru aku mandi dan cuci rambut.  saking terburu-burunya sampai aku lupa ngeringin rambut yang masih lebih dari setengah basah pakai hairdryer…

udah beres blebet-blebet berlapis-lapis, aku langsung keluar.  ah, ternyata anginnya nggak seberapa, jadi kuputuskan untuk nggak pakai topi, meskipun sarung tangan udah terpasang kencang.

jalan kira-kira sepuluh menit, aku iseng-iseng mencoba merapikan rambut, karena rasa-rasanya kok anginnya mulai kencang….dan….viola….rambutku beku bo’…. kayaknya malah udah sempat ada selapis tipis es di atas kepalaku, hahahahaha….karena ada yang nempel di sarung tangan. ya ampun, langsung aja kuteruskan jalan kaki sambil menyisir rambut pakai tangan.  oalah…kok bisa-bisanya…

sampai ke gedung kuliah, lebih gondok lagi karena sesi kuliah yang cuma sejam itu ternyata dibatalin…. beteeeee! dan dipindah ke jam 11. udah terlanjur ada di kampus, nanggung, akhirnya aku jalan aja ke arah kantor.

kali ini nggak mau deh sok jagoan, begitu keluar dari gedung, langsung tudung jaketku kunaikkan. tapi kali ini bukan rambut yang menjadi masalah…

jalan cepet-cepet, sambil nunduk memperhatikan jangan sampai nginjak es (kalau salah injak bisa-bisa terjun bebas di tengah-tengah kampus…), mulailah nafasku bertambah cepat.  lama-lama kok rasanya hidungku aneh, kayak mulai mampet.  mulailah aku mencoba untuk menarik nafas lebih keras, hm…tapi kok rasanya makin nggak enak ya… dan habis tengok kanan kiri (aduh, Indonesia banget, orang sini sih ’sisi’ dengan bebasnya, nggak ada yang menganggap itu jorok….), aku mencoba untuk ’sisi’….dan…. muncullah sebutir kristal es kuecil.. hah!!!???? emangnya ingus bisa membeku????!!!

ya ampyun….

Ann Arbor, 17 Januari 2009

saat ini jam 4 sore, suhunya -19 derajat Celcius

fragments of life, Bahasa IndonesiaJanuary 13, 2009 7:25 am

apa??!! perangko??? jadul banget ya…. hehehe, tunggu dulu sampai selesai baca ini, baru boleh ketawa sepuas-puasnya ya…

di jaman internet begini ngapain sih masih berurusan sama perangko…tapi ternyata tetap ada seninya mengirimkan sesuatu lewat pos, apalagi kalau lagi jauh dari kampung halaman begini.  singkat cerita, aku mencoba untuk mengirimkan kartu pos dari berbagai tempat di AS ke rumahku di Salatiga.  yah, selain untuk kirim-kirim kabar singkat, bisa juga untuk koleksi kan, dan bisa juga untuk pamer, hahahahaha…..  dan efek samping lain bisa juga dipakai bahan ngajar buat ponakanku yang paling imut, hahahaha….

sudah dari akhir bulan Agustus 2008 aku mulai mengirimkan kartu pos, yang pertama kali kalau nggak salah dari Stanford University, California.  selama ini pula mungkin aku sudah menghabiskan lebih dari 30 biji perangko. dan kalau lagi mau ngirim-ngirim kartu, tak lupa aku selalu membawa glue stick.. ke mana pun aku pergi, termasuk ke luar kota, glue stick selalu kubawa, ke Chicago, Washington…. termasuk perjalanan kemarin ke berbagai Taman Nasional…

dan sesudah 5 bulan lebih susah payah ngelem perangko, aku baru tahu bahwa perangko di sini modelnya adalah….STIKER!!!! alias self-adhesive…. ga perlu dijilat, ga perlu dilem…dikelupas aja dari dasarnya, lalu ditempel….halah…. kampungan banget ya aku?? pantesan aja tuh perangko AS tebel-tebel banget, hahahahaha…. ternyata emang dua lapis…

(jadi jangan-jangan tuh kartu pos yang ga sampe gara-gara perangkonya dikelupas dan dipakai orang ya…hehehehe….)

terpecahkanlah sebuah misteri kenapa kantor pos di Amerika ga sedia lem, hehehehe. kebayang banget deh bedanya sama kantor pos cabang UNY, yang menyediakan kaleng-kaleng gede berisi lem kanji yang mbleber ke mana-mana, hahahaha…. (oh, how I miss Jogja….)

Ann Arbor, Jan 12, 2009

fragments of life, EnglishJanuary 9, 2009 7:07 am

walking between the massive rocks of Arches National Park, Utah, feel like bowing my head down…to the Giants who were there before me…before mankind.

whether it is from a cliff, looking down to all the rock formation far far away, or driving pass massive structures having above your head, or hiking for an hour to be able to stand beneath one of the great natural arches…I felt so small.

the phrase "valley of the Giants" simply could not leave my mind.  i don’t know why.  maybe i had been to one too many Native American sites, maybe i’ve heard one too many Native American folklore, maybe it is just the place.  and i realize, that sometimes, feeling so small feels so great.  feeling so minuscule and unimportant, and feeling as if i could just continue silently on my modest way, trying not to disturb the Giants who came before me… the peacefulness and silent energy, wonderful!

and once again feel the truth of this statement rings true, "we did not inherit this Earth from our ancestors, we merely borrow it from our children…"  because somehow, i feel like the Earth and everyone who came before us, are watching over us, and trying to see, whether we treat the world with justice and love….

——————————

andtheniwentbacktothehotelandsawwhatwashappeningtotherestoftheworldwhileiwasstandingandgazingatthoseGiants….

ohhowsadthestateofourbelovedEarthis.  

fragments of life, Bahasa Indonesia 6:32 am

hari ini hari kedua kuliah lagi…masih kerasa capeknya habis muter-muter liburan tahun baru kemarin…

dua minggu penuh, sekitar 2.800 miles jalan darat (jangan tanya berapa kilo ya…. bentar, aku itung dulu pakai kalkulator…oh, ternyata sekitar 4.500-an kilometer…), melewati 5 negara bagian, dan 9 total taman dan monumen nasional…halah…capek deh…

perjalanan dimulai dari tgl. 20 Desember dari Ann Arbor, Michigan (eh, 5 states itu ternyata nggak termasuk Michigan, hehehe), menuju Las Vegas, Nevada.  Dua hari memulihkan tenaga dan berusaha mengatasi perbedaan waktu, melajulah kami ke Grand Canyon National Park, Arizona.  ‘menikmati’ Grand Canyon yang bersalju tebal selama 2 hari, tgl. 24 Desember kami turun menuju Flagstaff dan Sedona.  Tadinya tujuannya mau langsung ke Phoenix, tapi ternyata sampai di Sedona, nyangkut deh.  Jadilah kami nginap di sana, dan ‘merayakan’ malam Natal di sana. 

Hari Natal, 25 Desember, kami jalan ke Phoenix, Arizona, dan mendapatkan kado natal kesundul mobil orang di lampu merah, ’sigh’, untung mobilnya nggak parah.  habis nuker mobil, terpaksa nginep deh di semalam di Phoenix.  Besoknya kami meneruskan perjalanan ke Tucson, Arizona, sambil mampir ke Seguaro National Park (isinya hutan kaktus Seguaro…keren bo’…), dan San Xavier Mission yang cantik luar biasa di pinggiran Tucson.  

Semalam saja di Tucson, lanjut perjalanan melewati Tombstone, Truth or Consequences dan Bisbee, menuju ke Las Cruces, New Mexico.  Sampai di situ udah nggak ngerti lagi deh, udah berapa hari di jalan, tanggal berapa hari itu…pokoke jalan terus… Kalau nggak salah sebelum sampai di Las Cruces sempat mampir di Chiricahua National Monument, Arizona (mampirnya sih jelas, cuma kapannnya, udah kabur deh…) 

Di Las Cruces cuma numpang nginep aja, besoknya nerusin perjalanan menuju Santa Fe, sambil mampir di White Sands National Monument.  Di Santa Fe kami memutuskan untuk nginap 2 malam, meskipun rencana awalnya hanya 1 malam.  Di sana acaranya jalan-jalan di plaza, alias pusat kotanya jaman dulu, dan mampir di Taos, New Mexico.  Santa Fe adalah lokasi gereja tertua di Amerika Utara dan rumah tertua di AS (katanya…).  Dari Santa Fe kami menuju ke Cortez, Colorado, supaya besoknya kami bisa ke Mesa Verde National Park di Colorado.  Dalam perjalanan ke Cortez, kami mampir di Salinas Pueblo Missions National Monument yang masih terletak di New Mexico.

Masuk ke negara bagian Colorado ya cuma buat nengok Mesa Verde, hehehe, nggak rugi.  Lanjut ke negara bagian Utah, kami menuju ke Moab, Utah, dengan tujuan supaya pagi-paginya, tgl. 1 Januari 2009, kami bisa jalan ke Arches National Park.  Wah, Arches National Park adalah salah satu tempat yang paling top markotop deh….

Lepas dari Arches, berkendara lagi menuju Bryce, Utah, dengan tujuan….. yak, betul, supaya paginya bisa masuk ke Bryce Canyon National Park.  Di sinilah abis-abisan hiking di salju dan es, sampai puegel-puegel…halah.  Dan di sinilah ‘puncak tertinggi’ perjalanan kami, 9100 kaki di atas permukaan laut, alias 2.770 meter di atas permukaan laut.

Dari Bryce Canyon kami meneruskan perjalanan dengan target mengejar pesawat yang meninggalkan Las Vegas, Nevada, tgl. 4 Januari.  Berhenti di Mt. Carmel Junction untuk menginap semalam, paginya kami sempat mampir di Zion National Park, Utah, sebelum meneruskan perjalanan bagian terakhir menuju Las Vegas.

Sampai di Las Vegas udah sore, tgl. 3 Januari 2009.  Meskipun capek, maksa-maksain keluar jam 8.30 untuk ngerasain Freemont Street Experience, yang ternyata adalah sepenggal jalan yang dinaungi kanopi terbuat LCD raksasa, setiap jam ada semacam video klip yang diputar di LCD itu, wah…literally: panjang ceritanya.

Besok sorenya, 4 Januari 2009, kami terbang dari Las Vegas, Nevada menuju Detroit, Michigan, disambung taksi 30 menit ke Ann Arbor.

— Tamat —-

NB:  semua perjalanan ini dilakukan tanpa GPS loh…jangan salah…. entah apa ternyata aku emang jago baca peta, atau emang peta sama jalanan di Amerika itu lebih gampang dimengerti, hehehe, jadi seolah-olah aku jago, entahlah…yang jelas, lancar…car…car…nggak pakai nyasar, nggak pakai salah belok, tokcer dah navigatornya…

…dan sekarang udah harus mulai kuliah lagi deh…ngajar lagi….salsa lagi…. belajar kosa kata lagi….bersih-bersih apartemen lagi….cari makan lagi…. *sigh*

Ann Arbor, January 8, 2009