masih percaya yang namanya kebetulan? rasa-rasanya, semakin lama kok semakin aku merasa, bahwa nggak ada hal dalam hidup ini yang kebetulan. untuk ke-sekian kalinya, ada begitu banyak "kebetulan" yang terjadi hampir berbarengan.
belum ada seminggu yang lalu, aku buka milist dari komunitas ini, yang isinya ngajak untuk bikin kumpulan cerpen. yah, meskipun sang inisiator diejek-ejek pengen japri de el el, menurutku lucu juga kali, hehehe. dan berhubung akhir-akhir ini hidupku nggak dramatis-dramatis amat, aku akhirnya menengok ke masa lalu untuk mencari inspirasi. karena cuma iseng, sedikit ala kadarnya, hehehe. tapi sedikit banyak, itu menjadi katarsis pengalaman yang sudah mengendap selama dua tahun terakhir ini.
yang aneh, selama menulis cerita yang pertama, yang jujur aja diinspirasi pengalaman yang kurang menyenangkan… moodku anjlok, drastis, seolah-olah aku terseret kembali ke masa-masa gelap aku harus bergumul dengan segala perasaan itu, hiiii….. ngeri deh. untung cuma cerpen, kalau novel mesti aku jadi depresi, hehehehe. tapi positifnya, jadi ada hasil sampingannya nih…hehehe….selain cerpennya.
tapi aku jadi kaget….
kemarin aku sempat YMan sama temen, dan ternyata oh ternyata…. entah dari mana awalnya, kami jadi membicarakan si tokoh dalam ceritaku itu. dan, ya ampun….. kisah yang menginspirasi cerpenku itu, ternyata berulang kembali di kehidupan nyatanya!! ehem…maksudku, sebagian dari kejadiannya…hehehe. semoga saja tidak berakhir sama.
benar-benar aku kaget aja. kok kebetulan banget ya… kebetulan banget aku baru aja "dipaksa" untuk mengingat dia, dan episode ‘dinas luar kota’ itu. la kok, tiba-tiba aku dengar dia ‘dinas luar kota’ lagi, halah…. so strange.
pesan ini, kamu tidak akan pernah membacanya… dan mungkin, seperti pesan-pesan lain juga, kamu tak kan pernah mengerti apa yang sebenarnya ingin kukatakan, karena seperti katamu, aku itu terlalu njlimet….hehehehe.
"Mas, hadapilah hidup dengan optimisme. karena hidup itu butuh keberanian, dan semangat yang membara. seandainya aku masih boleh mendoakanmu, kuharapkan dirimu tidak akan pernah kekurangan ‘api’ itu…..’api’ yang selalu kita debatkan apa maknanya. ‘api’ yang membuat hidup itu penuh dengan keberanian, dan bukan ketakutan. beranilah, Mas, karena sesungguhnya jagad raya ini bergerak dengan energi positif.
Jangan kalah pada ketakutan diri sendiri. Karena semua hal, itu ada hikmahnya. Belajar!! Belajar!! dan terus belajar, dari hidup itu sendiri. Jangan takut, karena kalau kamu percaya Tuhan, Dia tidak akan pernah meninggalkanmu."
Hi....I am Die Kleinetheresia. It has nothing to do with I am being small or something...just an alternative interpretation of the origin of my christian name. I am an Indonesian girl who is trying to experience living in different places of Indonesia, enjoying the culture and experience.








hihihihihihi….
hiks,
pernah membayangkan ga, kalo seandanyai ‘tokoh nyata-mu’ itu membaca curahan hatimu?
Comment by gembos — May 31, 2008 @ 11:08 am
Bos, ya gpp kl ternyata dia mbaca. hehehe… ben wae.
Comment by teresa — May 31, 2008 @ 3:41 pm
kupikir seharusnya dy jg membaca ini. aku kok jd inget episode doa bareng malem itu………..
Comment by sesy — June 2, 2008 @ 5:55 pm