sebuah dompet dengan bordiran kukirimkan, dengan selembar doa, sehelai permintaan maaf, dan sekantong terima kasih…

yang tak sempat tercurah dalam secarik kertas.

sebuah dompet dengan bordiran kukirimkan, dengan setangkup harapan, bahwa maksud baiklah yang tersampaikan.

dan dalam imaginasiku…percakapan ini, seandainya…terjadi….

Banda Aceh, 25 April 2007