Belajar…itu adalah salah satu hal yang wajib dilakukan dalam setiap hubungan…  Pertemanan, persaudaraan, apalagi berpasangan…

Kalau aku ditanya, belajar apakah aku dalam hubunganku…hmm…banyak, banyak sekali.  Yang keliatan-keliatan aja, aku belajar untuk lebih menghargai kesehatan, olah raga, makanan yang seimbang …(meskipun entah kenapa, kok aku malah tambah “sehat”…atau memang baru sekedar “sadar”, dan belum bisa disiplin kali ya…), dipaksa untuk membongkar segala stereotype yang sadar atau tidak sadar kumiliki tentang expat, belajar tentang perbedaan nilai dan prioritas kehidupan, pandangan hidup dan tentang limitations…belajar motret…belajar untuk berani bermimpi dan bergerak mewujudkan impian itu…

Kalau seandainya kutanya dia, apa yang dia pelajari dariku…hm…apa ya…mungkin dia belajar bahwa ada orang yang ga suka bangun siang meskipun liburan, tapi juga ga suka jalan-jalan…(maksudnya bangun pagi tetep jalan, tapi di rumah aja sante seharian…he…he…), mungkin dia belajar bahwa ada orang yang ga keberatan duduk sante seharian di hari Minggu sekedar untuk melemaskan semua otot tanpa pengen melihat pemandangan hari Minggu siang yang sunny…mungkin dia belajar untuk berbicara…untuk menyampaikan pendapat dengan jelas: kata per kata…Itu…MUNGKIN…Tapi tau nggak apa sih yang langsung keliatan buktinya…secara fisik…Dalam waktu hampir satu tahun ini, percaya ga percaya….si dia telah belajar …melet dengan baik dan benar…Apakah pernah kamu membayangkan melet yang ga lucu…ga imut-imut…? Pernahkah membayangkan bahwa ada orang yang ga bisa melet? Bukan karena kependekan lidah…bukan karena ga punya bibir…

Kalau dia melet…mm…bibir bawahnya ikut maju, jadi lidahnya ga keluar..trus jadi ga keliatan ga kayak melet gitu lho…pokoke…wah susah diteranginnya..
Pelajaran melet…mengajari kami untuk tertawa bersama-sama…menertawakan kebodohan-kebodohan kita berdua…kesalah pahaman…ketidakcocokan…dan menghadapi semuanya dengan jauh lebih ringan hati…

Dan kalau situasi sudah mulai tegang dan menjengkelkan….melet aja lagee….