makan makanan enak disambi deg-degan….(tetep enak je…)
setelah sekian lama "terkubur" dalam kerjaan dan travelling yang rasanya ga abis-abis, meskipun dengan super maksa, bisa online agak santai. setelah mudik untuk Natalan (wah, jauh banget flashback-nya..), ke Bali untuk mengunjungi sobat sekaligus tahun baruan, kerja di BA, ke Medan untuk mengadu untung, dan balik ke BA lagi, harus ngurusi kunjungan donor…huah…memaksa diri untuk berhenti sejenak menuangkan ide yang sudah numpuk…
pernahkah terbayang noraknya duduk gelisah di gerai makan yang super enak hanya karena merasa deg-degan? nah, inilah kisah noraknya diriku makan-makan bersama "mas"ku di Medan.
alkisah kita mau makan siang di sebuah mall yang lumayan keren…(wah, sesudah BA, rasanya lain gitu ngeliat stilleto and mini skirt di mana-mana, he…he…). cari-cari, akhirnya mencloklah kami di gerai Thai Express, yang kalau ga salah terletak di lantai 4 mall itu. pesen makanan yang kayaknya enak, baru deh duduk dengan lega dan nyaman, selama beberapa detik…karena sesudahnya, tiba-tiba aku merasa lantai bergetar…ah, mungkin perasaanku saja, eh…lagi….jadilah aku dag dig dug ga karuan.

karena kalau sampai nih mall ini harus dievakuasi, ga jamin deh, selamat semua. bukan menakut-nakuti, bukan juga menyepelekan fasilitas dan kinerja orang-orang di mall.. tapi ngeliat begitu banyak orang lagi jalan-jalan, apa iya mereka bisa dengan kepala dingin berbondong-bondong mengikuti instruksi, atau malah menyakiti diri sendiri waktu menyelamatkan diri.
anyway, aku gugup berat deh…bukan apa-apa, aku berangkat dari BA ke Medan hari Jumat pagi, dan Kamis siang-siang, lagi mumet ngejar segala kerjaan yang harus selesai dan briefing sama bosku kira-kira apa aja yang harus kusiapin sementara aku off, eh…gluduk…gluduk…gitu deh, sudut-sudut meja berbenturan dengan dinding..ga ada yang lari, bahkan bangkit dari kursi pun nggak, kami cuma liat-liatan…dan akhirnya, "udah lewat ya? udah kan?" lalu cengar-cengir. tapi kalau soal deg-degan, ya tetep aja jalan terus (meskipun ga bisa dibandingin ngerasain gempa di kantor sendiri berlantai dua yang isinya cuma 20an orang dan mayoritas di lantai 1, dengan kalau sampai ngerasain di mall, lantai 4, dengan ribuan orang lain…hiii….)
setelah berkonsultasi dengan Mr. Engineer, dia berhasil meyakinkan aku bahwa kemungkinan besar di bawah spot gerai tersebut ada ruang generator, atau pendingin, atau apalah, yang bergetar terus menerus… aku juga berusaha meyakinkan diri sendiri bahwa di mana-mana memang lantai mall cenderung bergetar, ga di Citraland, di Malioboro, bahkan yang cuma Mirota Kampus (hiks…kangen…)…
tapi, yah, dasar norak, he…he…tetep aja aku nggak bisa tenang menikmati menu yang kupilih (lupa namanya), yang puedes enak mantep…dan sekalian nyolong-nyolong kwetiau "mamas" yang uenak tenan…alhasil, makan cepet-cepet…en…kabooorr…(sesudah mbayar, tentu saja…), sambil sedikit berjanji dengan panuh penyesalan,"ga mau makan di situ lagi…." padahal enak tenan rasanya…
Moral of the story: Thai Express ternyata enak
meskipun harus ati-ati mencermati berapa icon cabe yang tertera di samping nama masakan…tapi lain kali, kalau duduk di mall, mungkin minum dulu kali ya…
untuk menjajagi getaran lantai *walah* daripada udah pesen, masaknya lama (berarti dijamin fresh kan…), en ternyata enak (kalau ga enak sisan kan bisa ditinggal…), tapi ga nyaman karena ndeso en noraknya diriku yang deg-degan…










dulu, aku perah ikut test kerja di yogya, di gedung lantai 2.. eh ada gempa..
mau kabur.. tapi kok yang lain diem aja.. ya udah ikutan sok cool aja deh
Comment by boku_baka — February 5, 2007 @ 2:08 am
walah miss, ada aja deh km ini. ck ck ck
Comment by ssesy — February 5, 2007 @ 4:06 pm
he…he…mas budi, pertama-tama habis mei 2006 en waktu pertama tugas di BA, aku juga gitu…he…he…
tapi sekarang juga aku kalau ada di tempat umum, trus bergetar-getar, bisa loncat-loncat ga karuan jantungku…he..he…
Comment by Administrator — February 6, 2007 @ 1:20 pm